Urif Hidayat

Doa dan Shalawat agar Kita Terhindar dari Corona Virus

Doa dan Shalawat agar Kita Terhindar dari Corona Virus

Wabah virus corona saat ini sedang melanda dunia, termasuk negara kita tercinta, Indonesia.

Untuk bisa terbebas dari wabah penyakit ini, perlu upaya dari pemerintah dan peran serat warga negaranya. Berbagai upaya pemerintah dalam memerangi kasus Covid-19 sudah dilakukan. Baik melalui program vaksinasi, maupun pengetatan protokol kesehatan.
Urif Hidayat

Inilah Niat dan Tatacara Shalat Idul Adha Lengkap dengan Bacaannya

Idul Adha

Sholat Idul Adha adalah amalan khusus di Hari Raya Idul Adha yang mempunyai pahala luar biasa. Shalat Idul Adha dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya. Karena hanya bisa dilaksanakan setahun sekali, ibadah shalat ini sayang jika dilewatkan.

Hukum Shalat Idul Adha adalah sunnah. Jumhur Ulama menyatakan bahwa Shalat Idul Adha hukumnya Sunnah Muaakad. Yakni, sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.

Namun demikian, di tahun 2021 ini, tengah berlangsung peraturan pemerintah mengenai PPKM Darurat untuk Jawa dan Bali. Saat ini, Shalat Idul Adha diatur sesuai ketentuan Surat Edaran Kemenag RI. Berikut kutipannya:

Shalat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H/2021 M di lapangan terbuka atau di masjid/mushalla pada daerah Zona Merah dan Orange DITIADAKAN;

Shalat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhrjjah 1442 H / 2021 M dapat diadakan di lapangan terbuka atau di masjid/mushalla hanya di daerah yang DINYATAKAN AMAN dari Covid-l9 atau di luar Zona Merah dan Orange, berdasarkan penetapan Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat.

Jadi... Jika kita berada dalam lingkungan zona hijau atau dinyatakan aman, kita boleh melaksanakan shalat Idul Adha, baik di mesjid maupun di lapangan terbuka.

Niat Shalat Idul Adha

Salah satu rukun dalam shalat adalah niat. Niat menjadi pembeda antara shalat yang satu dengan yang lainnya. Adapun, Shalat Idul Adha niatnya adalah sebagai berikut.

Untuk imam:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــــــــالَى

"Ushallii sunnatan liidil adha rok'ataini imaaman lillahi ta'alaa."
Artinya: "Saya berniat Shalat Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."


Untuk makmum:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَــــــــالَى

"Ushallii sunnatan liidil adha rok'ataini ma’muman lillahi ta'alaa."
Artinya: "Saya berniat Shalat Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."


Tatacara Shalat Idul Adha

Sholat Sunnah Idul Adha dilaksanakan secara berjamaah dan dilanjutkan dengan khutbah. Berbeda dengan shalat Jumat, khutbah Idul Adha dilakukan setelah selesai shalat.

Berikut ini tatacara Shalat Idul Adha.
  • Niat Shalat Idul Adha
  • Takbiratul ihram
  • Takbir lagi sebanyak 7 kali. Di antara takbir disunnahkan membaca tasbih memuji Allah.
  • Membaca Surat Al Fatihah
  • Membaca surat lainnya yang disukai. Lebih utama membaca Surat Qaf atau Surat Al A'la (Sabbihisma rabbikal a'la)
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Bangkit dari sujud dan bertakbir
  • Takbir sebanyak lima kali. Di antara takbir disunnahkan membaca tasbih memuji Allah.
  • Membaca Surat Al Fatihah
  • Membaca surat lainnya yang dikehendaki, lebih utama membaca Surat Al Ghasyiah.
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Duduk tasyahud akhir dengan tuma’ninah
  • Salam
Perbedaan shalat Id dengan shalat lainnya terletak pada niat dan takbir zawaid (7 kali di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua).

Khutbah dilakukan setelah shalat Id sebanyak dua kali. Pada khutbah pertama diawali dengan membaca takbir 9 kali. Pada khutbah kedua membaca takbir 7 kali. Isi khutbah pada Hari Raya Idul Adha sebaiknya berisi penerangan tentang ibadah haji dan hukum qurban.

Waktu terbaik untuk Shalat Idul Adha

Waktu terbaik untuk shalat Idul Adha adalah di awal waktu dhuha. Kira-kira pada pukul 06.30, shalat Idul Adha bisa dimulai.

Sunnah-sunnah Shalat Idul Adha

Ada beberapa hal yang disunnahkan Rasulullah SAW terkait pelaksanaan Shalat Idul Adha. Antara lain:
  • Disunnahkan mandi terlebih dahulu.
  • Memakai wewangian.
  • Disunnahkan untuk TIDAK makan/ sarapan sebelum shalat.
  • Berangkat dan pulang dengan jalan kaki
  • Melewati jalan yang berbeda antara berangkat dan pulang.
  • Takbiran.

Wallahu a'lam bishowab.

***
Urif Hidayat

Inilah Bacaan Dzikir Setelah Sholat Sunnah Dhuha


Sholat dhuha adalah shalat sunnah yang hanya bisa dilaksanakan di waktu dhuha, kira-kira dari pukul 8 pagi sampai 30 menit sebelum dzuhur. Shalat dhuha adalah shalat yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk mengundang rezki lebih banyak, lebih sering, lebih dekat, lebih halal dan lebih berkah. Shalat dhuha bisa dikerjakan mulai dari 2 rakaat sampai 12 rakaat.
Urif Hidayat

Percepatan Rezeki dalam 40 Hari dengan Al Quran


Percepatan Rezeki dalam 40 Hari dengan Al Quran. Al Quran adalah pedoman hidup bagi seluruh ummat manusia di muka bumi ini. Al Quran adalah mukjizat Nabi Muhammad SAW yang paling besar. Membaca Al Quran adalah ibadah. Membaca Al Quran dengan tajwid dan makhrojul huruf yang benar akan memberikan ketenangan dan kedamaian hati bagi siapa saja yang mendengarkannya.

Pada prinsipnya membaca Al Quran adalah rezki. Apalagi jika kita bisa membacanya dengan tartil dan tahwidnya. Jika kita sering membaca Al Quran setiap hari maka pikiran akan menjadi tenang, hati menjadi lapang dan rezki pun akan mudah datang. Benar itu. Kita ini mungkin sama dengan kebanyakan orang, yang langsung gegap gempita mencari rezki sampai sore hari, tanpa mengawali pagi hari dengan membaca Al Quran. Semestinya, sebelum mata kita melihat silaunya dunia, awali dulu dengan melihat dan membaca Al Quran. Minimal Satu pagi satu ayat. Insya Allah, jalan rezki itu akan menjadi mudah.


Ada beberapa surah dalam Al Quran yang salah satu faedahnya bisa mempercepat datangnya rezki. Surah tersebut dibaca sesuai waktu-waktu berikut ini:


Pagi Hari setelah Shalat Shubuh
Awali pagi dengan Surat Al Waaqiah. Minimal dibaca 1 kali setelah shalat shubuh.


Pagi Hari setelah Shalat Dhuha
Setelah shalat dhuha, silahkan membaca surat Ar Rahmaan. Dibaca Minimal 1 kali, setelah dzikir shalat dhuha.


Sore Hari Ba'da Ashar
Membaca kembali surah Al Waaqiah.


Malam Hari Sehabis Isya
Surat Yaasiin.


Malam Hari menjelang tidur

Surat Al Mulk.


Jangan lupa, setelah membaca surat tersebut di atas lengkapi dengan surah dan ayat-ayat yang lain. Seperti Al Baqarah, Ali Imran, dan sebagainya. Akan lebih bagus lagi apabila diniatkan membaca Al Quran sampai khatam. Niatkan khatam satu bulan atau tiga bulan. Jika terasa berat, satu tahun juga boleh. Yang penting ada niat mengkhatamkan Al Quran.


Insya Allah, jika semua prosedur di atas telah dilaksanakan selama 40 hari, maka urusan rezki Anda akan menjadi lebih mudah dan berkah. Bahkan sebelum 40 hari pun, Anda dapat merasakan keajaiban-Nya. Karena semua urusan sudah kita serahkan kepada Allah SWT, termasuk di dalamnya urusan rezki. Allah yang akan urus.


Semoga bermanfaat!

Bisnis

Motivasi

Hikmah